Posted on Leave a comment

Cara Mudah Aktifkan Pelindung Ponsel dari Aplikasi ‘Berbahaya’ dengan Play Protect di Google Play Store

Saat ini aplikasi-aplikasi ‘Berbahaya’ bisa terdapat juga pada Google Play Store, tempat di mana para pengguna ponsel Android mengunduh aplikasi favoritnya. Aplikasi-aplikasi ini biasanya mengandung malware (program jahat) yang secara diam-diam bisa menyedot baterai ponsel dan kuota internet kita, selain itu yang lebih berbahaya lagi adalah berpotensi pada ancaman sekuriti seperti mengambil data penting pengguna yaitu kebiasaan browsing, profil pengguna, lokasi pengguna, data kontak, penyimpanan s/d data penting seperti data kredensial akun yaitu user name & password serta data keuangan yang kita miliki. Praktek-praktek tersebut di atas biasanya terjadi tanpa sepengetahuan dari pengguna ponsel.

Berikut kerugian yang dapat ditimbulkan dari aplikasi ‘Berbahaya’ tersebut antara lain:

– Baterai ponsel lebih cepat terkuras.

– Kuota data yang lebih cepat habis.

– Membuat performance ponsel kita jadi lebih lambat dan suhu ponsel lebih panas.

– Sering diarahkan ke situs dewasa atau situs-situs lainnya yang tidak sah/legal.

– Sering dimanipulasi atau diarahkan hanya ke situs-situs iklan yang memberikan keuntungan bagi si pembuat apilkasi ‘Berbahaya’ tersebut.

– Juga diarahkan ke situs-situs phishing (palsu), yang akan memancing korbannya untuk login dengan mengetikan User Name & Passwordnya sehingga kredensial akun pentingnya seperti yang ada di Gmail, Instagram, Facebook, Twitter dsb dapat dicuri oleh pihak mereka.

Mungkin anda bertanya mengapa aplikasi ini masih bisa masuk ke Google Play Store? Padahal, seperti diketahui, Google akan menyeleksi terlebih dahulu aplikasi yang akan masuk di layanannya tersebut. Jawabannya adalah karena aplikasi berbahaya ini pada saat awal pertama kali ada di Google Play Store tidak mengandung malware (program jahat), lalu berikutnya pada saat Update berkala yang dikirimkan, barulah di situ dia diam-diam mengandung malware.

Hal ini jelas berbahaya karena trik atau taktik tersebut ternyata bisa mengelabui sistem anti malware yang diterapkan oleh Google Play Store, sehingga membuat aplikasi itu bisa melenggang bebas masuk toko aplikasi Google Play Store dan bertindak diam-diam sebagai malware untuk menjahili ponsel kita.

Ada cara mudah untuk mencegahnya, yaitu dengan mengaktifkan perlindungan dari Google Play Store yang namanya Play Protect. Untuk cara Mengaktifkan & Mematikannya, buka aplikasi Google Play Store lalu klik Menu (ikon lambang garis 3bh) di sisi Kiri Atas, lalu pilih Play Protect, kemudian aktifkan ‘Scan device for security threats’ serta ‘Improve harmful app detection’ dengan cara menggeser tombol slide ke kanan hingga menjadi berwarna hijau, seperti pada tampilan di bawah ini:

gambar tentang Cara Mudah Aktifkan Pelindung Aplikasi Berbahaya dengan fitur Play Protect di Google Play Store di klikbajubandung.com toko pakaian di pasar baru trade centre bandung
Cara Mudah Aktifkan Pelindung Ponsel dari Aplikasi Berbahaya dengan fitur Play Protect di Google Play Store

Maka secara berkala, Google akan ‘me-remote’ untuk scan aplikasi-aplikasi yang ter-install di ponsel kita dan kemudian melaporkan, bahkan sampai menghapus aplikasi berbahaya yang ada jika ditemukan. Namun demikian, celah keamanan akan selalu tetap ada.

Karenanya, penting bagi pengguna ponsel untuk selalu mengupdate keamanan perangkatnya, seperti:

– Pastikan hanya mengunduh aplikasi lewat tempat resmi seperti di Google Play Store.

– Untuk pengguna ponsel jangan malas membaca review/ulasan dan komentar-komentar dari pengguna lain sebelum menginstall sebuah aplikasi, serta perhatikan juga nama
pembuat / developer dari aplikasi tersebut.

– Pakai antivirus yang terpercaya dan mampu mendeteksi program berbahaya / malware dengan baik.

– Selalu pantau Apps Permissions (Ijin Akses Aplikasi). Pengguna ponsel harus juga melihat Apps Permission atau ijin akses sebuah aplikasi, baik sebelum maupun sesudah menginstal aplikasi yaitu melalui menu setting atau pengaturan. Aplikasi yang terlalu banyak meminta izin akses ke segala bagian perangkat harus dicermati, apakah memang diperlukan. Pembuat (developer) aplikasi yang baik akan menjelaskan, bahkan dicantumkan di penjelasan aplikasinya di Google Play Store dan apabila anda merasa suatu aplikasi tersebut meminta hak akses yang terlalu tinggi dan aneh maka sebaiknya jangan di-install atau di-uninstall saja.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan